Rabu, 09 November 2022

ROUTING STATIC 10/11/2022

 





















ROUTING STATIC

 ROUTING STATIC

Routing static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola jaringan untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual

Ciri-ciri routing static adalah sebagai berikut:

- Jalur spesifik ditentukan oleh admin jaringan

- Pengisian tabel routing dilakukan secara manual oleh admin jaringan 

- Biasanya digunakan untuk jaringan berskala kecil

Beberapa paramete yang ada pada routing

- Destination,adalah alat tujuan dan network mask dan biasanya diisi dengan 0.0.0.0/0 untuk semua jaringan

- Gateway, adalah datagram yang dapat dicapai melalui antarmuka

- Pref,Source adalah alamat tujuan paket dan meninggalkan roter melalui alamat IP

- Distance (0-255) adalah jarak administrator jaringan dari router

Keuntungan dan kekurangan menggunakan Routing Static

Keuntungan menggunakan Routing Static :

- Meringankan kinerja processor router 

- Tidak ada bandhwidth yang digunakan untuk pertukaran informasi dari tabel isi routing pada saat pengiriman paket

- Routing static lebih aman dibandingkan routing dinamis

- Routing static kebal dari segala usaha hacker untuk men-spoof dengan tujuan membajak traffik

Kerugian menggunakan Routing Static

- Administrator jaringan harus mengetahui semua informasi dari masing-masing router yang digunakan

- Hanya dapat digunakan untuk jaringan yang berskala kecil

- Admministrasinya cukup rumit dibanding routing dinamis, terlebih jika banyak router yang harus dikonfigurasi secara manual

- Rentan tehadap kesalahan saat entri data routing statis yang dilakukan secara manual.

Cara konfigurasi routing static

1.Exit interfaces

ip Route 100.100.100.0 255.255.255.0 fastethernet 0/1

2.Next -Hop

ip Route 100.100.100.0 255.255.255.0 192.168.10.1

3.Exit interfaces dan Next -Hop

ip Route 100.100.100.0 255.255.255.0 fastethernet 0/1 192.168.10.1

Cara kerja Routing Static

Fungsi utama Router adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.
Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.

Cara kerja static routing dapat dibagi menjadi 3 bagian :

  • Administrator jaringan yang mengkonfigurasi router.
  • Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing.
  • Routing statis digunakan untuk melewatkan paket data.

KONFIGURASI ROUTING STATIS

Berikut ini contoh konfigurasi routing statis menggunakan dua buah router di aplikasi Cisco Packet Tracer atau Cisco Packet Tracer Mobile :

  1. Pastikan aplikasi Cisco Packet Tracer telah terpasang dan silakan buka aplikasi tersebut.
  2. Buat topologi sesuai yang di inginkan dan tentukan IP Address yang akan dipakai, contoh :

3.Setelah menentukan topologi dan IP Address yang akan digunakan, selanjutnya silakan lakukan konfigurasi pada setiap perangkat PC dari mulai IP Address, Subnet Mask dan Gateway.
4.Pada Router0 silakan konfigurasi sesuai topologi dan IP Address yang telah ditentukan sebelumnya, contoh


5.Selanjutnya konfigurasi juga pada Router1 sesuai topologi dan IP Address yang telah ditentukan diatas, contoh :

6.Setelah selesai mengkonfigurasi disetiap perangkat, selanjutnya melakukan konfigurasi routing statis pada Router0 dan Router1 , contoh :

Pada Router0 diatas : #ip route (isi dengan IP dan netmask yang dituju) ip yang dilalui contoh : #ip route 200.10.10.0 255.255.255.0 172.10.10.2 Kemudian Enter

Pada Router1 diatas : #ip route (isi dengan IP dan netmask yang dituju) ip yang dilalui contoh : #ip route 100.0.0.0 255.0.0.0 172.10.10.1 Kemudian Enter (dikarenakan ip yang ditujunya kelas A, maka network default nya cuman satu segmen :100.0.0.0 netmask default 255.0.0.0).

7.Konfigurasi telah selesai selanjutnya silakan uji koneksi melalui CLI (Command-Line-Interface) atau bisa langsung Kirim Pesan.




Itulah tadi sekilas tentang routing statis dan Cara konfigurasinya, silakan kalian buat dan praktikan sendiri menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer pada smartphone atau laptop, dengan membuat desain dan topologi sendiri serta IP Addressnya yang lain, boleh Kelas A, B dan C. 
TERIMAKASIH

Rabu, 05 Oktober 2022

Prinsip dan Cara Kerja Routing

Pengertian

Routing adalah proses memilih jalur melalui internetwork untuk mengirimkan paket ke host atau host tujuan dan kemudian memiliki perangkat yang disebut router meneruskan paket ke host tersebut. Agar perutean terjadi, protokol yang dapat dirutekan seperti TCP/IP atau IPX/SPX harus digunakan.


Fungsi

Pada prinsipnya, router digunakan untuk menghubungkan dan meneruskan data antara dua atau lebih jaringan satu dengan jaringan lainnya. Saat ini, router lebih dikenal sebagai alat untuk menghubungkan jaringan yang dipasang baik di rumah, kantor, warnet atau instansi lainnya untuk terhubung ke Internet. Router umumnya dapat memblokir badai siaran yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Router sering bingung dengan switch, tetapi kedua perangkat ini memiliki fungsi yang berbeda, pada router sebagai penghubung antara jalan jaringan dan jalur jaringan lainnya. Sementara pada switch, ia berfungsi seperti jalanan yaitu mengumpulkan jaringan-jaringan yang ada ke dalam satu jaringan dan membentuk LAN (Local Action Network).


Cara Kerja

Pada dasarnyua, cara kerja pada routing adalah seperti TCP / IP pada jaringan komputer. TCP atau IP berfungsi sebagai alamat pengiriman paket data untuk mencapai alamat yang dituju.


Ilustrasi Cara Kerja Routing



Pada gambar di atas terdapat 2 buah network yang terhubung dengan sebuah router. Network sebelah kiri yang terhubung ke port 1 router mempunyai alamat network 192.160.1.0 dan network sebelah kanan terhubung ke port 2 dari router dengan network address 192.165.2.0.

1) Komputer A mengirim data ke komputer C, maka router tidak akan meneruskan data tersebut ke network lain.

2) Begitu pula ketika komputer F mengirim data ke E, router tidak akan meneruskan paket data ke network lain.

3) Barulah ketika komputer F mengirimkan data ke komputer B, maka router akan meneruskan paket data tersebut ke komputer B.


Kelebihan dan Kekurangan Routing


Kelebihan :

  1. Tidak memerlukan waktu yang lama untuk pemrosesan rute ketika dikirim ke router lawan.
  2. Tidak memaksakan bandwidth pada router sehingga kinerja router tidak terganggu oleh routing yang dilakukan.
  3. Memfasilitasi penugasan jaringan dan memberikan lebih banyak keamanan. Karena perutean statis ini dibuat secara manual, kami dapat mengatur siapa yang kami hubungkan.

Kekurangan :

  1. Routing statis ini membutuhkan tingkat perhatian yang lebih tinggi dalam pengaturan. Untuk alasan ini, administrator harus memiliki desain yang jelas atau topologi yang jelas sebelum menyesuaikan.
  2. Jika ada pengguna atau perangkat baru, pengaturan tambahan akan diperlukan lagi secara manual. Tentu saja, ini akan memakan waktu lama, karena mereka perlu menambahkan pengaturan ke router yang ada.
  3. Seperti yang saya katakan sebelumnya, peraturan statis ini membutuhkan lebih banyak perhatian. Oleh karena itu, peraturan ini tidak cocok untuk jaringan besar.
Contoh Cara Kerja Routing

Contoh: sebuah komputer dengan alamat 192.160.1.3 mengirimkan data ke komputer dengan alamat 192.160. 1.4.


Kamis, 15 September 2022

Inter Vlan Routing

vlan di switch 


konfigurasi inter vlan routing di


SS KONFIGURASI IP DI PC
Lab Jaringan
Lab KKPI
Ruangan TU
Ruangan Kantor
Ruangan Server

PENGUJIAN TEST PING

Kantor -> lab jaringan

Lab kkpi -> TU


 













Rabu, 07 September 2022

WEB SERVER

1 2 3